Memuat...
Memuat...
Kabupaten Malinau, terletak di ujung utara Kalimantan dengan perbatasan langsung ke Sabah dan Sarawak (Malaysia), menyimpan potensi yang belum banyak tersentuh. Dengan luas 42.620 km² (kabupaten terluas di Kalimantan Utara) dan 77% wilayah masih berupa hutan primer, Malinau menawarkan keseimbangan langka antara konservasi dan investasi.
Taman Nasional Kayan Mentarang seluas 1,3 juta hektar menjadi penyangga keanekaragaman hayati sekaligus sumber komoditas bernilai tinggi: gaharu, madu hutan, rotan, dan kopi arabika dataran tinggi. Didukung oleh warisan budaya lebih dari 10 sub-etnis Dayak yang masih menjaga tradisi leluhur, Malinau bukan sekadar lokasi investasi, melainkan mitra ekosistem yang hidup.
Kami menyediakan informasi komprehensif mengenai peluang investasi dan memfasilitasi proses bisnis di setiap tahapan, termasuk pendirian usaha baru.
15
Kecamatan
42.620km²
Luas Wilayah
301.355hektar
Lahan Perkebunan Disiapkan RTRW
180%
Pertumbuhan Realisasi Investasi (2024)
Dengan pertumbuhan realisasi investasi 180% di tahun 2024 dan kontribusi 12,40% terhadap PDRB Provinsi Kalimantan Utara, Malinau menunjukkan momentum ekonomi yang kuat. Enam sektor unggulan dalam RPJMD 2025-2029 telah melalui kajian Bappeda dan siap menerima investor.
Pertumbuhan Ekonomi & Investasi
Mulai perjalanan investasi Anda bersama DPMPTSP Kabupaten Malinau.
Sektor Unggulan RPJMD 2025-2029
Setiap sektor sudah melalui kajian Bappeda Malinau dan memiliki data pendukung, regulasi, serta peluang konkret.
Komoditas unggulan ikan patin dan nila dengan kualitas tinggi. Ikan patin Sungai Kayan rata-rata mencapai bobot 9–15 kg/ekor. Sudah ditetapkan dua kawasan budidaya prioritas via SK: Kawasan Minapolitan (163 RT pembudidaya) dan Kampung Nila di Desa Malinau Kota (73 RT pembudidaya).
Lahan perkebunan disiapkan dalam RTRW seluas 301.355 hektar untuk kopi, kakao, karet, dan sawit. Dari total ini, baru 8.819 ha yang berjalan - peluang ekspansi besar. Kecamatan prioritas: Malinau Barat, Malinau Utara, Malinau Selatan, Mentarang, Kayan Hilir, Kayan Hulu, Kayan Selatan.
Taman Nasional Kayan Mentarang seluas ±1,3 juta hektar - destinasi ekowisata premium. Kawasan strategis budaya Apau Kayan (Kec. Kayan Hulu) dan kawasan strategis lingkungan Lalut Birai di Long Alango (Kec. Bahau Hulu). Event tahunan unggulan: Lomba Perahu Iraw Tengkayu. Rasio PDRB Akomodasi & Makan Minum 2,03% (2024) dengan tren meningkat.
Komoditas bernilai tinggi: gaharu, madu hutan, rotan, dan tanaman obat. Potensi hilirisasi madu hutan dan minyak kemiri dapat meningkatkan nilai 2–5x dari bahan mentah. Hutan Produksi Terbatas Malinau merupakan yang terluas di Kalimantan Utara (1.545.892 ha).
RPJMD secara eksplisit menyebut bahwa sebagian besar komoditas Malinau masih dijual mentah - peluang besar untuk industri pengolahan. Target hilirisasi: fermentasi kakao → cokelat olahan, kopi → green bean specialty, madu hutan kemasan, minyak kemiri kosmetik, kayu olahan SVLK & furnitur, batu gamping → kapur tohor & PCC.
Posisi strategis di perbatasan Malaysia (Sarawak & Sabah) dengan Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Net Ekspor Barang & Jasa berkontribusi 40,08% dari PDRB (2024) - indikator kuatnya orientasi ekspor. Realisasi investasi tumbuh 180% pada 2024.
Peluang
Top 3 peluang investasi yang paling sering dilihat investor, dikurasi DPMPTSP.
Bahau Hulu
Luas
12 ha
Lahan
APL
Investasi
Rp 6.0 M – Rp 15.0 M
Lihat detail
Malinau Kota
Luas
0,3 ha
Lahan
APL
Investasi
Rp 1.0 M – Rp 3.0 M
Lihat detail
Pujungan
Investasi
Rp 1.0 M – Rp 3.0 M
Lihat detail
Spotlight
Jelajahi artikel, regulasi, dan insight terbaru seputar investasi di Malinau.
Ajukan konsultasi untuk pemilihan sektor, identifikasi lokasi, hingga proses perizinan. Respons dalam 2×24 jam kerja.
Bagaimana Kami Membantu
Sebagai lembaga penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu Kabupaten Malinau, kami siap membantu Anda memulai, mengembangkan, dan meraih sukses di Malinau.
Hubungi DPMPTSP